Rusaknya lahan dambut di Kalimantan Tengah pada saat ini terasa akibatnya. Musim kemarau yang terjadi sejak bulan Juni sampai dengan bulan september 2009 ini menyebabkan terjadinya kekeringan lahan gambut sampai level sangat mudah terbakar. Akibatnya adalah meningkatkan jumlah hotspot di kawasan lahan gambut, yang mengindikasikan telah terjadinya kebakaran lahan.
Lahan gambut adalah lahan marginal, dengan karakteristik khas bersifat rapuh. Hal ini disebabkan karena bahan induk tanah gambut adalah bahan organik, yang terlogok dalam waktu yang cukup lama dalam hamparan areal yang cukup luas. Proses geomorfologi tersebut menghasilkan kawasan gambut yang ada saat ini. Salah satu sifat lahan gambut adalah mempunyai water holding capasity yang besar melebihi bobot bahan penyusunnya, tetapi daya cenkramannya terhadap air sangat rendah. Perilaku demikian, menyebabkan gambut mampu menampung air dalam jumlah banyak pada musim hujan tetapi mudah melepaskan air ketika musim kemarau atau ketika pengatusan (air dari dalam kawasan tersebut di alirkan atau mengalir keluar kawasan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar